Kamis, 28 November 2013

 Paseban beach

“First, we visited Paseban beach. The sun shone brightly and the scenery was very beautiful there. We felt the wind blew across to us. We also saw a lot of people in that beach. There were many birds flew in the sky. Also, there were many sellers who sold many kinds of souvenirs.”

Kamis, 24 Oktober 2013

MY FISH

I have a betta fish
color black head
body color and sparkling blue tail
she likes to eat small worms
He lived in the aquarium

Rabu, 09 Oktober 2013



John Dalton (1803), ilmuan Inggris yang menghidupkan kembali gagasan mengenai atom Democritus.

Hukum kekekalan massa yang disampaikan oleh Lavoisier dan hukum perbandingan tetap yang dijelaskan oleh Proust mendasari John Dalton untuk mengemukakan teori dan model atom-Nya pada tahun 1803. John Dalton menjelaskan bahwa:
http://3.bp.blogspot.com/-y2nou4SVPjQ/UQIVeU65XeI/AAAAAAAABjw/lqhqggr6qNQ/s200/John+Dalton.jpg
John Dalton
  1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
  2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
  3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandungan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri dari atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.
  4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Kelebihan model/teori atom John Dalton:
  • Dapat menerangkan hukum kekekalan massa (Lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (Proust).
Kelemahan model/teori atom John Dalton:
  • Ada partikel yang lebih kecil dari atom yang disebut partikel subatom.
  • Tidak menjelaskan bagaimana atom-atom berikatan.
  • Tidak dapat Menerangkan sifat listrik atom.
http://2.bp.blogspot.com/-VsuZma_QmTU/UQIN9nx5J9I/AAAAAAAABgU/e1cnOZ0Dnfc/s200/Model+Atom+John+Dalton+%28Bola+Pejal+Dalton%29.jpg


Model Atom Joseph John Thomson (Roti Kismis Thomson)

http://1.bp.blogspot.com/-IIlI1HJtr8o/UQIPnmL1OmI/AAAAAAAABgs/y4QinFwepQM/s200/Joseph+John+Thomson.gif
Joseph John Thomson
J. J. Thomson (1897), fisikawan Inggris yang mengemukakan bahwa terdapat partikel subatom yang disebut elektron yang tersebar di dalam atom.

J. J. Thomson merupakan penemu elektron. Thomson mencoba menjelaskan keberadaan elektron menggunakan teori dan model atom-Nya. Menurutnya, elektron tersebar secara merata di dalam atom yang dianggap sebagai suatu bola yang bermuatan positif. Model atom yang dikemukakan oleh Thomson sering disebut sebagai model roti kismis. Dengan roti sebagai atom yang bermuatan positif dan kismis sebagai elektron yang tersebar merata diseluruh bagian roti. Atom secara keseluruhan bersifat netral

Kelebihan model/teori atom Joseph John Thompson:
  • Dapat menerangkan adanya partikel yang lebih kecil dari atom.
  • Dapat menerangkan sifat listrik atom.
Kelemahan model/teori atom Joseph John Thomson:
  • Tidak dapat menerangkan efek penghamburan cahaya pada lempeng tipis emas.
http://3.bp.blogspot.com/-dY8Sp-0B4rs/UQIO_CiKhZI/AAAAAAAABgk/g1Awhl-KS9I/s1600/Model+Atom+Joseph+John+Thomson+%28Roti+Kismis+Thomson%29.JPG
Model Atom Joseph John Thomson
Model Atom Ernest Rutherford (Orbit Elektron Ernest Rutherford)
http://1.bp.blogspot.com/-Wk6YCq2Bbs0/UQIQzpqSafI/AAAAAAAABhg/V0TtEu7W3fA/s200/Ernest+Rutherford.jpg
Ernest Rutherford
Ernest Rutherford (1911), seorang ahli Fisika Inggris. Penelitian penembakan sinar alpha pada plat tipis emas membuat Rutherford dapat mengusulkan teori dan model atom untuk memperbaiki teori dan model atom Thomson.

Rutherford mengatakan bahwa atom terdiri dari inti (bermuatan positf) berada di pusat, sementara elektron (bermuatan negatif) bergerak mengelilingi inti. Sebagian besar atom adalah ruangan kosong dan hampir semua massa atom ada pada inti.

Kelebihan model/teori atom Ernest Rutherford:
  • Dapat menerangkan efek penghamburan sinar alfa pada lempeng tipis emas.
Kelemahan model/teori atom Ernest Rutherford:
  • Bertentangan dengan teori elektrodinamika klasik Maxwell (elektron yang terus bergerak akan memancarkan energi yang pada akhirnya akan habis dan jatuh ke inti).
http://4.bp.blogspot.com/-romffoEiQm4/UQISg1ng4MI/AAAAAAAABh8/OvpKLExrB78/s1600/Orbit+Elektron+Ernest+Rutherford.jpeg
 Orbit Elektron Ernest Rutherford

http://4.bp.blogspot.com/-aurcRgKPbhw/UQIRnr0BZwI/AAAAAAAABhw/v55991F89yk/s1600/Model+Atom+Ernest+Rutherford.gif
Model Atom Ernest Rutherford

Model Atom  Niels Bohr (Miniatur Tata Surya Niels Bohr)
http://3.bp.blogspot.com/-zTpBYRvTQz0/UQITcJfmrWI/AAAAAAAABiw/suo4E18orYE/s200/Niels+Bohr.jpg
Niels Bohr
Niels Bohr (1913), fisikawan dari Denmark ini yang selanjutnya menyempurnakan model atom yang dikemukakan oleh Rutherford. Penjelasan Bohr didasarkan pada penelitiannya tentang spektrum garis atom hidrogen.

Beberapa hal yang dijelaskan oleh Bohr:
  1. Elektron mengorbit pada tingkat energi tertentu yang disebut kulit.
  2. Tiap elektron mempunyai energi tertentu yang cocok dengan tingkat energi kulit.
  3. Dalam keadaan stationer, elektron tidak melepas dan menyerap energi.
  4. Elektron dapat berpindah posisi dari tingkatenergi rendah dan sebaliknya dengan menyerap dan melepas energi.
Kelebihan model/teori atom Niels Bohr:
  • Dapat menjelaskan spektrum atom hidrogen
  • Menjawab kesulitan teori atom Rutherford
Kelemahan model/atom atom Niels Bohr:
  • Tidak dapat menjelaskan atom berelektron banyak.
  • Tidak dapat menerangkan efek Zeeman bila atom ditempatkan pada medan magnet.
http://4.bp.blogspot.com/-eXkPndLfu_Y/UQIUQ2FxAlI/AAAAAAAABjg/JKeuakNcHok/s200/Model+atom+Niels+Bohr+%28Miniatur+Tata+Surya+Niels+Bohr%29.jpg
Model Atom  Niels Bohr

Model Atom Mekanika Gelombang
Perkembangan model atom terbaru dikemukakan oleh model atom berdasarkan mekanika quantum. Pada tahun 1920-an, tiga fisikawan, Louis de Broglie dari Prancis, Werner Heisenberg dari Jerman, dan Erwin Schrodinger dari Austria berhasi mengemukakan teori atom modern atau sering disebut Teori Atom Mekanika Kuantum.
Penjelasan ini berdasarkan tiga teori:
  1. Teori dualisme gelombang partikel elektron yang dikemukakan oleh De Broglie pada tahun 1924.
  2. Asas ketidakpastian yang dikemukakan oleh Heisenberg pada tahun 1927.
  3. Teori persamaan gelombang oleh Erwin Schrodinger pada tahun 1926.
Teori Atom Mekanika Kuantum:
  1. Elektron sangat kecil sehingga perilakunya tidak bisa dipastikan.
  2. Bila fungsi gelombang elektron diketahui, dengan menggunakan Persamaan Schrodinger, bisa ditemukan kebolehjadian tempat ditemukannya elektron.
http://3.bp.blogspot.com/-vg7CtlcX4IA/UQIaOWSIxwI/AAAAAAAABkk/2lLYyF4Lnmc/s320/Model+Atom+Mekanika+Gelombang.gif
Model Atom Mekanika Gelombang
Menurut model atom ini, elektron tidak mengorbit pada lintasan tertentu sehingga lintasan yang dikemukakan oleh Bohr bukan suatu kebenaran. Model atom ini menjelaskan bahwa elektron-elektron berada dalam orbit dengan tingkat energi yang berbeda. Orbital merupakan daerah dengan kemungkinan terbesar untuk menemukan elektron di sekitar inti atom.



Selasa, 06 November 2012

Materi Bahasa Indonesia


Aspek keterampilan berbahasa
11.   Mendengarkan  / Menyimak
22.    Berbicara
33.    Membaca
44.     Menulis

1 Macam macam Membaca
  •      Sekilas / Scaning
  •     Cepat
  •      Dalam Hati
  •   Nyaring
  •   Indah

2 Macam macam Karangan
  •       Narasi
  •      Diskripsi
  •        Argumentasi
  •       Persuasi
  •       Eksposisi

3 Macam macam paragraph
  •       Deduktif adalah paragraph yang kalimat utamanya berada di awal
  •       Induktif adalah paragrapf yang kalimat utamanya berada di akhir
  •       Variatif adalah paragrapf yang kalimat utamanya berada di awal,di akhir,dan di tengah
  •       Naratif  adalah paragrapf kalimat utamanya menyebar di seluruh paragrapf (biasanya berbentuk          cerita)


Karya sastra
Karya sastra adalah hasilcipta rasa dan karsa manusia yang berwujud seni
¨  Ciri ciri Sastra Anonim (tidak ada nama pengarang)
¨  Istana (terkait pada kehidupan istana)
¨  Tema (karangan bersifat fantastis) 

Sabtu, 27 Oktober 2012

UNSUR SENYAWA DAN CAMPURAN


A. Unsur dan Lambang Unsur
1. Pendapat John Dalton (1766—1844)
Lambang unsur yaitu berupa lingkaran seperti pada Gambar 3.3.
Lambang-lambang unsur menurut Dalton ini kurang praktis apabila
digunakan untuk menuliskan zat yang majemuk.
2. Pendapat Jons Jacob Berzelius
Lambang unsur yang sekarang digunakan adalah seperti yang diusulkan
oleh Jons Jacob Berzelius pada tahun 1813. Cara penulisan
unsur tersebut dengan ketentuan diambil huruf pertama dari nama
unsur dan ditulis dengan huruf kapital. Apabila ada dua unsur yang
huruf depannya sama, maka unsur yang lain tadi selain memakai
huruf pertama yang ditulis dengan huruf kapital diikuti salah satu
huruf kecil yang terdapat dalam nama unsurnya.
Contoh:
Unsur Carbon dilambangkan C
Unsur Calsium dilambangkan Ca
Unsur Clorin dilambangkan Cl
B. Rumus Kimia
Rumus kimia menunjukkan satu molekul dari suatu unsur atau suatu
senyawa. Rumus kimia juga disebut rumus molekul. Rumus kimia
digolongkan sebagai berikut.
1. Rumus Kimia Suatu Unsur
Dalam rumus kimia suatu unsur tercantum lambang atom unsur itu,
yang diikuti satu angka. Lambang unsur menyatakan nama atom
unsurnya dan angka yang ditulis agak ke bawah menyatakan jumlah
atom yang terdapat dalam satu molekul unsur tersebut.
Contoh:
a. O2 berarti 1 molekul, gas oksigen.
Dalam 1 molekul gas oksigen terdapat 2 atom oksigen
b. P4 berarti 1 molekul fosfor.
Dalam 1 molekul fosfor terdapat 4 atom fosfor.
Berbeda halnya dengan 2 O dan 4 P.
a. 2 O berarti 2 atom oksigen yang terpisah dan tidak terikat secara
kimia.
b. 4 P berarti 4 atom fosfor yang terpisah dan tidak terikat secara
kimi
2. Rumus Kimia Suatu Senyawa
Pada rumus kimia suatu senyawa tercantum lambang atom unsurunsur
yang membentuk senyawa itu, dan tiap lambang unsur diikuti
oleh suatu angka yang menunjukkan jumlah atom unsur tersebut di
dalam satu molekul senyawa.
Contoh:
a. H2O berarti 1 molekul air
Dalam 1 molekul air terdapat 2 atom hidrogen dan 1 atom
Oksigen
C. Sifat-Sifat Unsur, Senyawa, dan Campuran
Setelah kamu mengenal unsur dan lambang unsur serta senyawa
maka sekarang cobalah untuk membandingkan sifat-sifat unsur
dengan sifat senyawa!
2. Sifat Unsur
Sampai saat ini telah dikenal tidak kurang dari 114 macam unsur yang
terdiri dari 92 unsur alam dan 22 unsur buatan. Berdasarkan sifatnya,
unsur dapat digolongkan menjadi unsur logam, unsur nonlogam,
serta unsur metaloid. Contoh unsur logam di antaranya besi, seng,
dan tembaga. Contoh unsur nonlogam di antaranya karbon, nitrogen,
dan oksigen. Silikon dan germanium tergolong metaloid.
Coba carilah beberapa contoh dari unsur logam, unsur non
logam, dan unsur metaloid!
Bagaimana sifat-sifat dari unsur logam dan non logam? Cobalah
kamu amati sifat besi! Bagaimana wujud besi? Padat, cair, atau gas?
Bagaimana sifat kekerasannya, keras atau lunak? Dapatkah besi
menghantarkan arus listrik atau panas? Apakah logam dapat ditempa
menjadi tipis? Apakah besi dapat dibuat menjadi kawat?
Bagaimana pula sifat dari unsur non logam? Belerang, tergolong
unsur non logam. Coba kamu cari contoh unsur non logam yang lain!
Kemudian bandingkan sifatnya.
3. Sifat Senyawa
Apakah air dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana lagi?
Ya, kamu dapat mencobanya dengan alat elektrolisis air. Unsur-unsur
pembentuk air adalah oksigen dan hidrogen. Jadi, air terdiri dari gas
oksigen dan gas hidrogen yang bergabung melalui reaksi kimia. Air
dengan rumus kimia H2O, memiliki sifat yang berbeda dengan unsurunsur
pembentuknya, yaitu H2 dan O2 yang berupa gas. Air dapat
diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya, sehingga disebut
senyawa. Adapun hidrogen serta oksigen disebut unsur. Jadi, senyawa
adalah zat yang terbentuk dari unsur-unsur dengan perbandingan
tertentu dan tetap melalui reaksi kimia. Jadi, sifat senyawa tidak
sama dengan sifat unsur pembentuknya. Senyawa dapat dipisahkan
menjadi unsur-unsur atau menjadi senyawa yang lebih sederhana
melalui reaksi kimia.
Di dalam tiap senyawa unsur-unsur penyusunnya mempunyai
perbandingan massa yang tetap dan tertentu. Misalnya,
a. Air (H2O), perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya yaitu
Hidrogen : Oksigen adalah 1 : 8
b. Gula (C12 H22 O11), perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya
yaitu
Karbon : Oksigen : Hidrogen adalah 72 : 88 : 11
c. Etanol (C2 H5OH), perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya
yaitu
Karbon : Oksigen : Hidrogen adalah 12 : 8 : 3
4. Sifat Campuran
Cobalah kamu mengambil segenggam tanah! Perhatikan dengan
saksama apa yang terdapat dalam segenggam tanah tadi? Apakah
ada pasir, plastik, kayu, dan kerikil?
Tanah diklasifikasikan dalam campuran, yaitu campuran
berbagai macam unsur dan senyawa. Sifat asli zat-zat pembentuk
campuran masih tampak, sehingga komponen penyusun campuran
tersebut dapat dikenali dan dapat dipisahkan lagi. Perbandingan
zat-zat penyusunnya tidak tentu seperti pada senyawa.
Ada dua macam campuran, yaitu campuran homogen dan campuran
heterogen.
a. Campuran Homogen
Amati dengan saksama segelas air sirup. Apakah jernih atau
keruh? Apakah gula atau sirup dapat bercampur? Bila air sirup
tersebut jernih dan bercampur merata, dapat digolongkan sebagai
campuran homogen. Campuran homogen ini biasa disebut larutan.
Pada larutan, tiap-tiap bagian mempunyai susunan yang sama. Jadi
di dalam larutan sirup tersebut terdapat dua penyusun larutan, yakni
air dan gula. Air disebut pelarut, sedangkan gula disebut zat terlarut.
Contoh campuran homogen lainnya adalah minuman ringan (soft
drink) dan larutan pembersih lantai.
b. Campuran Heterogen
Amati segelas air yang dicampur dengan pasir. Apa yang
terdapat di dasar gelas? Apa yang terapung? Apakah warna air
tersebut jernih? Apakah campuran pasir dan air itu merata? Apabila
zat-zat penyusunnya bercampur secara tidak merata dan campuran
ini tiap-tiap bagian tidak sama susunannya maka disebut campuran
heterogen (perhatikan Gambar 3.8). Contoh campuran heterogen
yang lain adalah air kopi (bentuk cair) dan campuran tepung dengan
air (bentuk padat).
Susunan zat dalam suatu campuran sering dinyatakan dengan
kadar dari zat-zat pembentuk campuran itu. Kadar suatu zat dalam
campuran dapat dinyatakan sebagai jumlah zat dalam campuran
dibandingkan jumlah seluruh campuran. Jumlah zat dapat dinyatakan
dalam dalam massa (g, kg) atau volume (m􀁁, 􀁁).